Dreams Thoughts

Sweats… on workout

9th February 2014 - 5 min read

Saya sedang giat-giatnya mencapai target saya tahun ini, yaitu get my body in shape. Sebenernya sih specifically lebih pengen bikin perut/abs six pack, plus pengen bisa headstand. Inspirasinya, simply gara-gara saya follow facebook-nya andien – si penyanyi – yang fit banget bentuk badannya. Kita berdua sama-sama punya tipe badan petite, dan ngelihat dia bisa punya bentuk tubuh ideal as in tight and a bit muscular, bikin saya ngerasa termotivasi untuk punya ambisi yang sama. Toh juga banyak keuntungannya selain yang terlihat di permukaan, saya juga bisa kembali ke pola hidup sehat. Karena, percaya atau nggak, tubuh kita akan otomatis menyesuaikan dengan habit baru yang membuat oksigen masuk lebih banyak (dengan latihan pernafasan) dan sensasi organ yang ngerasa bekerja lebih baik, dengan cara lebih selektif memilih makanan demi mempertahankan kesehatan yang sudah on the way.
Meskipun begitu, anggapan orang-orang bahwa atletis atau minimal orang-orang yang doyan olahraga hanya memakan makanan sehat itu SALAH. Sebagai manusia, sekali-sekali nafsu untuk memakan makanan tasty seperti jajanan pinggir jalan, indomie, dan fatty Sumatra food, pasti bergejolak. Dannn, justru orang-orang ini memakannya, dengan perasaan yang lebih aman, kenapa? Karena ibarat kata, olahraga itu bagaikan tabungan yang kita tumpuk, kadang kita perlu memberi reward ke diri sendiri untuk kerja keras yang sudah dikerjakan, beli baju mungkin atau makan enak. Toh kalo beli baju, sisa uangnya masih ada…
Begitu juga dengan olahraga.. Pesennya sih, hidup harus seimbang dan apapaun yang dipilih harus se-seimbang mungkin. Kecuali, kalau memang tubuhnya sudah tidak mau menerima junkfood atau processed food. Karena by experience, saya menemukan orang-orang yang memang tubuhnya langsung merespon negatif makanan-makanan tidak bernutrisi yang masuk. Jangankan sampai dicerna, yang muntah pun ada.
Kurasa sih, ada hubungannya sama mindset. Pada akhirnya, semuanya bersinergi, pola pikir yang sehat akan menghasilkan pola hidup, termasuk makan dan olahraga, yang sehat dan rutin.
And that is my dream!

Ngomong-ngomong, soal abs, 2 hari yang lalu saya sedang berdiskusi dan bercerita tentang mimpi-mimpi saya dengan Wulan. Dia dari dulu banget selalu sounding kalau dia paling gabisa hidup dan one of the biggest annoyance di hidup dia adalah perut yang tidak rata. Padahal, cewe-cewe pasti bakal selalu iri sama dia karena badannya yang kurus bak atlet. Mau serata apalagi perutnya yah? hahah dia pengen punya six pack selalu dan menunjukkan goal dia untuk punya six pack. Dulunya saya hanya iya-iya, tapi desember kemarin saya memasukkan six pack sebagai salah satu resolusi tahun ini :p let’s work on it baby!!
Nah tapi again, good whys lead you to a good way. For me it’s because I love my body and I love my future husband hahaha Sampe akhirnya Wulan sharing alesannya kenapa pengen punya six pack in which really opening my eyes.
Wulan is a vegan. Pada dasarnya core adalah segalanya, yang letaknya di perut kita. Headstand dan handstand juga pake kekuatan perut. Perut juga jadi indicator baik untuk melihat bagaimana orang menyokong dirinya dengan makanan. Karena mustahil punya perut six pack kalo pola makan nggak benar dan sehat.
Anyway, filosofi itu bener banget. Ya kan?
Saya ngerasain banget dari setahun lalu saat saya udah mulai yoga-yoga-an dan olahraga. Begitu makan yang nggak sehat dikit atau ngga olahraga, badan rasanya nggak enak. Tapi biasalah kebiasaan manusia yang suka bikin excuse untuk hal-hal yang butuh effort, kadang kalo saya lagi males, yah udah, perasaan nggak enaknya ngga usah dirasa. Mungkin memang kurang rutin, jadi mudah sekali rasanya untuk menyimpang sedikit..

Sekarang ini saya pengennn banget kembali ke komitmen awal, hidup sehat. Setelah saya olahraga dan start untuk bermindset sedikit berbeda, secara otomatis, saya jadi males makan nasi. Wow !! Β Tetep makan sih, tapi porsinya sedikitt. Kayanya ini salah satu efek dari kemarin rajin ngeganti puasa Ramadhan deh.. Janji Tuhan emang nggak pernah salah. Efek positifnya merujuk ke pola makan saya yang sekarang lebih grateful dan mindful. Makanpun secukupnya, walaupun ‘secukupnya’ berarti berbeda pada tiap orang.

Huh hah huh hah! Semangat workout deh!
Workout di rumah is more than fine, cukup pake yoga mat, my pink dummbles, and youtube. In the morning sebelum makan is the perfect timing to workout! Abis itu smoothies.. best way to start the day πŸ™‚
Keringetan jadi hal yang asyik hari-hari ini, terutama karena cuaca yang hampir tidak memungkinkan kita untuk berkeringat. Rasanya ekskresi dalam level hampir smpurna saat ngos-ngosan dan keluar sedikit keringat. Capek tapi nikmat!!!

milestone keringetan today: I’m halfway headstand!! yay!!!! nothing beats the feeling. I’ll get there, honeyyyy

xxx

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply