Hidup di Belanda

How to get Permanent Residence in the Netherlands?

8th March 2017 - 6 min read

Recently I got my Dutch permanent residence (YAY!). Buat yang penasaran apa sih untungnya punya Dutch Permanent Residence (PR), syarat-syarat untuk bisa daftar, dan bagaimana cara untuk mendapatkannya. Di blog kali ini saya mendedikasikan untuk mengupas secara detail pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Syarat penting untuk dipertimbangkan sebelum apply:

  • Untuk PR Belanda, kamu harus tinggal lebih dari 5 tahun tanpa jeda untuk bisa eligible. Untuk PR EU (atau disebut dengan Long Term Residence EC, yang artinya kamu akan diberi kemudahan untuk tinggal atau kerja di negara-negara European Union lainnya selain Belanda, kamu harus tinggal lebih dari 5 tahun tanpa jeda. Hanya saja yang membedakan adalah periode studi dihitung separuh (jadi buat saya yang menghabiskan 4 tahun sekolah, cuma dihitung 2 tahun), jadi total harus 7 tahun untuk daftar PR Long Term Residence EC. Untuk memastikan apakah kamu sudah memenuhi hitungan tahun tersebut, kamu bisa cek ke IND (088 043 0430 – open from Monday – Friday from 9-5) dan tanya apakah memang hitungan kamu benar. Saya belajar ini dari pengalaman suami saya yang setelah menjalani semua proses, ternyata hasil keputusan dari PR ditolak dikarenakan ada gap selama 1 minggu di jumlah tahun dia tinggal di Belanda. Kita nggak akan pernah tahu hal kaya gini, karena seringnya perpanjangan Residence Permit per tahun pada saat masa sekolah diurus oleh International Office kampus. FYI, kalau sudah punya PR Belanda, bisa kok diupgrade ke PR EU.
  • Harus punya Non-permanent Residence permit selama 5 tahun berturut-turut dan harus berlaku pada saat aplikasi diajukan dan saat keputusan dikeluarkan.
  • Kamu sedang bekerja dan mempunyai gaji yang cukup sesuai standar minimal atau kamu mempunyai partner yang memiliki PR. Untuk jelasnya berapa minimal gaji, cek di website ini.

Apa sih keuntungan-nya?

Intinya sih hak-hak kita disetarakan dengan hak-hak warga negara/ lokal kecuali hak untuk memilih/vote, yang buat saya tidak terlalu masalah hehe. Hak-hak dibawah inilah yang paling signifikan untuk kesejahteraan hidup saya.

  1. Jaminan/Security secara independen:

Saya memang saat ini sedang bekerja, jadi tidak terlalu khawatir dengan masalah permit karena hingga saya keluar/dipecat, saya akan disponsori oleh employer. Tapi, jika suatu saat nanti kantor tempat saya bekerja mengadakan lay off atau terjadi sesuatu dan saya diharuskan untuk berhenti, saya hanya akan memiliki waktu 27 hari-3 bulan untuk mencari kerja baru. Kalau belum mendapatkan pekerjaan di periode waktu itu, maka saya pun harus angkat koper dan pulang ke Indonesia. Inget lho, untuk kembali lagi ke Belanda tidak semudah itu. Selagi masih di Belanda, keuntungan dan kemungkinan harus dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Intinya dengan PR, kamu tidak perlu siapa-siapa untuk menjamin kamu tinggal di Belanda selain kamu sendiri tanpa jangka waktu.

     2.  Biaya sekolah setara dengan lokal 

Di Belanda, gap biaya sekolah antara murid internasional dan lokal sangat signifikan. Dulu waktu S1, saya bayar 4500eur/tahun dan orang lokal hanya 1500/tahun. Lumayan banget kan? Ini pertimbangan untuk just in case, karena saya masih membuka kesempatan untuk saya sekolah lagi. We’ll see about that 😉

.    3. Kemungkinan untuk kembali ke Belanda di masa mendatang

Saat suatu hari nanti saya pindah ke negara lain atau pulang ke Indonesia, saya masih bisa kembali ke Belanda secara mudah. Hanya saja, PR harus dimaintain, dengan cara stay di Belanda paling tidak 3 bulan dalam setahun. Maka dari itu, investasi membeli rumah dan kemudian disewakan merupakan salah satu pilihan.

Bagaimana memulai prosesnya? 

  1. Inburgering test

Tes ini adalah tes kemampuan bahasa Belanda dan sejauh mana kita terintegrasi dengan sekitar. Inburgering test terdiri dari 6 macam tes yaitu listening, reading, writing, speaking, culture, dan mencari kerja di labor markt belanda.  Biaya dari tes ini adalah 50 euro per tes untuk listening, reading, writing, speaking, culture, dan 100 euro untuk tes tenaga kerja. Jadi total yang harus dibayar adalah 250 euro. Setelah lulus, diploma dari tes-tes ini perlu dilampirkan di aplikasi form yang nantinya akan kamu kirim ke IND.

Tips: Nggak perlu ngambil les bayar mahal-mahal, pertanyaannya dari percakapan sehari-hari dan common knowledge kok. Kalau mau latihan atau ngelihat layout soalnya, sila cek disini.

Waktu: 1-3 bulan

Biaya: 250 eur

p.s Jika kamu pernah ikut kelas bahasa belanda/ kelas integrasi di Belanda, kamu bisa menggunakan transkrip nilai bahasa belanda untuk daftar PR. Saya tahu ini saat sudah lulus tes… Jadi mungkin kalian bisa menghindari tes dan biaya.  

     2.    Isi form

Download formnya disini .  Di link itu kamu juga bisa cek cheklist dokumen-dokumen yang harus dikirim bersama form aplikasi. Sebelum keputusan dibuat, IND akan mengirim receipt atau tanda terima dan biasanya within 3 weeks. Kalau masih belum dapat tanda terima juga, mungkin kamu perlu menghubungi IND just in case mereka tidak menerima aplikasimu.

Waktu: Maksimal 6 bulan

Biaya: 159 eur

p.s Proses yang sama pun harus dilewati untuk menukar paspor merah (sebutan paspor belanda). Sebenarnya saya bisa memilih antara PR atau paspor, tapi dalam hal ini PR pun cukup untuk saya. Masih tidak bisa melepaskan paspor hijau dari negara kebanggan saya.

GOOD LUCK 🙂

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply