Milestone Thoughts

The comeback of a traveler

13th January 2014 - 4 min read

Sudah 2 tahun lamanya saya tidak pernah melongok ke blog page saya yang ini (yang lainnya sudah hilang terhempas pijitan tombol delete haha). Malu rasanya melihat ke belakang pengalaman-pengalaman dan karakter labil yang sedang berkembang dengan sempurna. Akan tetapi, perasaan menyesal menghinggapi diri setelah saya mengarahkan dan menekan mouse ke pilihan ‘delete blog’. Kemana lagi saya harus melihat kebodohan dan kegaulan saya dalam bentu tulisan saat muda (sok tua)?? Untung blog yang ini belum saya hapus juga. Dan saya pun membaca-baca ulang tulisan ‘bodoh’ saya di masa lalu…….

Memang benar-benar bodoh.Tulisan saya sungguh sangat superfisial dan tak bermakna. Sepertinya saya sempat lupa untuk melihat dunia dan diri saya dari sudut pandang berbeda.

Kenapa akhirnya saya ingin aktif menulis kembali? 2 tahun berlalu, dan hari ini saya dengan bangga mengutarakan pencapaian saya dalam kurun waktu itu hihihi (boleh lah ya sombong sekali-sekali?). Saya telah menjadi manusia yang LEBIH baik (bukan paling baik, karena ingin terus berkembang aamiin) dan bisa ber-prioritas. Prioritas hidup saya yang dulu masih abu-abu, perlahan mulai terlihat bentuknya. Tidak lagi ingin berkeluarga setelah lulus kuliah, walaupun akhirnya saya menemukan ‘sahabat’ yang sedikit banyak membantu mengembalikan orientasi saya yang sempat hilang?. Saya berhasil menciptakan arti kata bahagia dalam perspektif saya. Mimpi-pun berkembang pesat, tak hanya di langit-langit rumah tapi menuju ke awan, langit dan menembus cakrawala (hiperbola mode on). Saat ini, begitu panjang rentetan mimpi-mimpi saya jika dijabarkan satu per satu. Tidak lagi melulu fashion. Tidak lagi hanya ingin belanja dan mengisi lemari. Appearance has become my ….. priority.

Saya sekarang 22 tahun, seorang sarjana. Semua begitu tepat waktu dan berjalan mulus (jika dibandingkan dengan mahasiswa/i yang masih bergelut finishing up Tugas Akhir mereka). Tetapi saat orang lain mengira semuanya akan baik-baik saja. Itu tidak benar. Tuhan maha adil… Saya pun pernah ada di masa-masa mencoba bertahan hidup dengan hanya mengkonsumsi makanan kambing (sayur maksudnya) dan hmm shamefully, indomie (duhhh! bisa gak racunnya diangkat aja?), bekerja restoran banting tulang dan sebagainya. Saat ini pun saya sedang bergulat mencari peruntungan di dunia kerja yang terlalu luas untuk didefinisikan.

Singkat cerita, kemudian saya pun merenung dan memutuskan untuk mengisi kembali halaman-halaman ini. Mengapa? Saya ingin melihat secara zoom-in bentuk perkembangan pola pikir saya dan pastinya, membuat daftar keinginan dan pencapaian menjadi lebih bermakna dan teratur. Saya ingin membuat timeline hidup sebagai seorang pengembara di bumi ini. Naik turun gunung, nyebur dan tenggelam di samudera, semua akan saya tuangkan di sini. Karena saya ingin kembali tersenyum 2 tahun dan tahun-tahun mendatang, seperti tadi pagi (sekarang pukul 13.34 waktu Den Haag), saat saya membaca kembali blog ini (yang dulunya semata hanya untuk fashion purpose).

Mengapa bahasa indonesia? Simpel… karena saya sudah lupa menulis bahasa Indonesia dengan EYD dan aturan yang seharusnya. Dan saya pun ingin kembali belajar. Capek kemenggres terus :p

Dont forget to open your eyes and mind. Be quiet enouth to listen to what life whispers to you πŸ™‚
Because it does lead you to a good place….
Cheers,

 

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply