Milestone

2nd Trimester dan Must have/do – Pregnancy Update

16th July 2019 - 13 min read

Today, my baby is the size of a puppy

Alhamduilllahirrobilalamin, 2 hari yang lalu tepatnya hari Selasa tanggal 16 Juli 2019, kandunganku tepat menginjak 28 minggu/7 bulan. Bahagia tak terkira bisa sampai hingga hari ini mengandung. Nggak kerasa tiba-tiba sudah segede gini, dan waktu mengandung tinggal sedikit lagi, sekitar 2.5-3 bulan lagi.. I really just want to cherish this moment. I don’t want to take this magical moment for granted, because I’ll surely truly miss it. Although sometimes I forgot when I was too busy. Karena beberapa minggu ini lagi nggak fit, akhirnya aku memutuskan untuk cuti sejenak dari rutinitas organisasi dan bisnis Zero Waste Indonesia, walau nggak bisa 100% tapi perasaan overwhelm itu bisa lebih termanage dengan baik. Bersyukur punya partner yang sangat suportif dan mengerti, juga partner di rumah (baca: Damar) yang juga mengerti sekali kondisiku. I am so blessed and forever grateful! Allah memberi amanah dengan segala pertimbangan, masya Allah. RencanaNya emang yang paling baik.

Anyway, sampai hari ini aku masih batuk, walau sudah jauuuuuhhh sekali mendingan. Sama dokter sampai diberi obat dan antibiotik karena terlalu lama dan sudah mengganggu, you don’t know how sad I was pas dikasih resep. Tapi semoga semuanya baik-baik saja, bayiku tidak apa-apa. Aku berusaha untuk minum air yang sebanyak-banyaknya untuk rinse out residu racun-nya. Semoga ini menjadi bentuk proses dan perjalanan ku dan bayi untuk memiliki tubuh yang semakin kuat.

So, my due is October 9th… Jadi kalau dihitung, hari ini tepat 83 hari menjelang persalinan.. Semakin deket rasanya semakin nggak sabar untuk ketemu.

Di trimester kedua ini beda dengan trimester pertama, dimana waktu itu yang diingat hanyalah kemualan dan kemasuk anginan yang menyerang setiap hari. Aku inget banget, tanggal 22 Maret 2019 (kira-kira usia 12 minggu) saat aku diajak kolega-kolega untuk makan dimsum sebagai bentuk perpisahanku, I could feel that my appetite was slowly back! I could eat quite a lot of food dan semangat banget pas makan di hari itu. Sesuatu yang agak hilang beberapa bulan belakangan. Lemes pusingnya masih ada, tapi paling nggak mualnya sedikit demi sedikit hilang. Dari hari itu, aku berangsur-angsur bisa menatap cerah masa depan kembali heheh.

Masuk ke trimester 2, rasanya lebih seger dan berenergi. Orang bilang trimester kedua adalah yang paling mudah. That’s right, in my experience. Mudah dalam artian untuk aku, sudah nggak mual-mual, tapi perut masih belum terlalu beser untuk gampang capek.

Dan di trimester 2 juga, aku harus pindah ke Indonesia, keputusan yang sudah lama kami buat. Harus pindahan, settle di tempat baru, nggak kenal siapa-siapa, berkewajiban untuk jalankan organisasi/bisnis, kalau dipikir-pikir kembali bukan hal yang mudah juga yaaa… Tapi alhamdulillah semua dimudahkan, bayinya kuat sekali dan Damar is everythingNever for once he complained, walaupun aku kadang juga demanding dan ngerepotin. He did almost everything untuk persiapan pindahan, packing-packing *di pojokan nangis* Apalagi di trimester 2, aku makin clingy sama Damar. Nggak mau jauh-jauh.. heheh nempel muluk. Salah satu love language-ku yang dominan adalah physical touch. Dan semakin menjadi saat hamil hehe

How am I feeling? 

I am feeling great, except the cough that still happens yang kadang bisa bikin sampe muntah kalau batuknya pas habis makan. Kalau udah kaya gitu biasanya lemes… During the day, capek dan kepengen rebahan walau nggak harus tidur. Walaupun it’s the easiest trimester, tapi going towards 3rd trimester, another day can be a surprise gitu. Jadi one day I feel sooo nourished and energetic, one day feel tired. Bisa gitu yakkk..

Aku ngerasa lebih bisa bonding dan ngobrol dengan si bayi juga karena gerakan dan tendangannya yang sudah sangat aktif semenjak di bulan ke5. It just seems more real!!!!! Oya, we also found out the gender! Insya Allah it’s going to be a baby girl! That little girl is strong and loves kicking. And I think we found a name 😉 

Sekarang aku ngerasa semakin ngejar-ngejar target, karena aku punya beberapa target untuk diriku sendiri yaitu Khatam Alquran, nyelesein semua buku kehamilan dan bayi yang aku punya, beli perlengkapan bayi (dengan riset terlebih dahulu), buat birth plan dan nyari tempat untuk melahirkan karena bercita-cita ingin homebirth jadi harus mendekatkan ke rumah sakit dokterku, dan hal-hal lain. The clock is ticking. But in the mean time, I also have to enjoy every moment and be present. 

Yang jelas, I feel grateful everyday for her growth and everything else. 

 

Aktivitas apa saja yang sekarang ditambah?

  • Yoga – usaha setiap hari. Dan setelah yoga, badan dan pikiran jadi lebih enak memang rasanya. Bisa ngebantu banget untuk badan dan back pain.
  • Kegel – usaha setiap hari. Katanya ini akan berguna untuk melenturkan perineum (mulut vagina). Doa dan afirmasiku setiap hari adalah perineum utuh. Aamiiin!
  • Swimming (tapi nggak rutin)
  • Sujud-sujud, karena saat dicek di 24 minggu, kepalanya masih di atas. Jadi sujud-sujud deh, alhamdulillah sekarang sudah di bawah, tapi untuk mempertahankan dan lebih optimal posisinya, harus sujud/downward dog. Tipsnya: sujud saat baby-nya lagi gerak, kalau nggak percuma kata bidan.
  • Baca buku lebih rajin – usahain setiap hari
  • Nonton video pelajaran untuk ibu bayi melahirkan menyusui dll di youtube aja sih.. favoritku adalah Andien, Alodokter, parentalk, Sarah Therese, dan some random western videos. 
  • Berjemur antara jam 9-11 pagi selama 20 menit
  • Minum suplemen Hemoglobin dan Kalsium, sebagai tambahan dari asam folat dan omega 3
  • Jalan-jalan online untuk cari perlengkapan baby yang kurang
  • Mulai mikir soal birth plan
  • Ngajak ngomong baby lebih rutin – she understands more and more
  • Cari rumah untuk homebirth nanti
  • Massage – yang ini nggak rutin sih. Tapi I feel like I needed it more than ever heheh.
  • Ohya dan baby udah bisa lebih lagi ngerasain makanan yang masuk lewat plasenta dia, in which makanan yang aku makan. Super magical how things work. Kebesaran Allah yang luar biasa.
  • We start calling her by name 🙂 

What really helps?

  • Maternity pillow – aku pakai punyanya Omiland, merk lokal. Harganya 200 ribu saja! Di pertengahan trimester 2 mulai ngerasa ngebantu dan nambah rasa nyaman terutama dengan perut yang semakin besar. Kekurangannya adalah jadi agak jauh sama Damar pas bobo karena di bagian belakang ada penyangga-nya. Jadi ada pemisah di antara kita hehe Tapi bantal ini ngebantu untuk back pain sih karena ada penyangga untuk punggungnya untuk meningkatkan kenyamanan. I recommend it!

Image result for omiland maternity pillow

  • Talk and share with friends – kebetulan di sekitarku ada beberapa orang yang lagi hamil, jadi bisa sharing dengan mereka. Nggak hanya itu, tapi juga banyak sharing dan nanya-nanya ke orang terdekat yang memang sudah berpengalaman seperti kakak perempuan dan kakak ipar. Lebih kepada printilan esensial sih yang aku tanya. Juga mungkin pertanyaan yang berhubungan dengan tips-tips.
  • Tidur dengan bantal agak tinggi – karena di trimester 2 ini lebih mudah untuk heartburn, perasaan panas di dada kaya habis makan pedes. Sekarang tahu rasanya heartburn, karena seumur-umur belum pernah. Menggunakan bantal yang agak lebih tinggi dari biasanya bisa sangat mengurangi. Kenapa heartburn? dengan perut yang semakin besar, jadi mendorong lambung dan ususnya ke atas.
  • Pakai reusable mini menspad kalau pergi – karena gampang pipis, sesuatu yang hanya terjadi saat hamil(!). Bisa banget pas lagi batuk atau bersin itu nggak sengaja keluar pipis walaupun kita nggak mau. Nah menspad ini ngebantu bangetttttt.. Aku cuci kering pakai setiap hari. Punya 2 aja cukup kok.
  • Pakai oil untuk stretchmark – aku pakai Bio Oil kaya dibawah ini. Dulu belinya di Belanda sekitar 15 euro, kalau dirupiahkan sekitar 250rb. Tapi di apotik dan marketplace juga ada kok di Indonesia. Aku direkomendasi beberapa orang waktu di Belanda dulu, katanya one of the best dan ini juga ternyata untuk menghilangkan bekas luka hmm. So, let’s see how it works out. Sekarang alhamdulillah masih belum muncul stretchmark-nya, masih aman..Image result for bio oil
  • Air hangat jeruk untuk tenggorokan dan eo/ vicks untuk leher di malam hari – Untuk aku yang lagi batuk-batuk dan nggak enak badan, enak banget dan ngebantu untuk minum air hangat lemon dan juga dikasih eo atau vicks di malam hari.
  • Prenatal gear atau big clothes – Masuk ke sekitar 18-20 weeks, badan udah kelihatan banget perubahannya. No people can say they don’t know we’re pregnant heheh Nah disini, aku masih bisa mix dengan baju-baju keseharianku karena bajuku cenderung besar-besar. Tapi kalau celana, sudah nggak bisa. Harus pakai celana hamil. Ohya alhamdulillah aku dapat lungsuran beberapa baju dari sahabat-sahabat. So here is my prenatal gear:

1. 2x workout legging (dikasih)

2. 1x maternity jeans (beli di H&M)

3. 1x maternity sweater (dikasih)

4. 2x maternity dress (dikasih)

5. 4x kaos hamil (dikasih)

6. 3x Bra extender  (beli dulu di Belanda, tapi bisa cari di marketplace – ini ngebantu banget sih karena sebetulnya yang diperlukan hanyalah bra yang sedikit lebih lebar jadi nggak perlu beli bra baru)

Image result for bra extension

7. 2x bra menyusui (beli di H&M, dan aku belum pakai karena belum perlu)

  • Surround with positivity, with people who give positivity only! it’s okay to be selfish. Lots of inhale and exhale.
  • Tell expectation to partner – Please, jangan berharap suami kita bisa mengerti sendiri. Tell him what to do! Karena sebetulnya dia ingin sekali bantu, tapi karena nggak ngerti secara otomatis yang kita rasakan, dia juga nggak bisa nebak apa yang kita butuhkan. I try my best to include him in every moment, karena apa, karena kita hamil bertiga. He has a lot of keys and roles in here. Tiap ingat sama yang Damar lakukan di beberapa bulan belakangan ini, aku selalu terharu dan senyum, sadar, how he love us both. He’s done so many things, although he does not understand the feeling, but he’s always there for me.
  • Ritual – bikin ritual dengan suami dan dengan baby. Seorang teman bilang bahwa ritual yang dilakukan akan diingat oleh baby nantinya. Entah itu conversation, sentuhan, baca buku atau nyanyian. Nanti saat dia lahir, dia akan nyaman saat orang tuanya melakukan hal itu. Aku suruh Damar nyanyi, tapi dia nggak mau haha jadi ajakan bicara/afirmasi positif dan sentuhan dengan bio oil di malam hari saja sebelum tidur.

Intinya, orang hamil bukan orang sakit. Tapi, karena ibu hanya sebagai vehicle, maka Ibu harus jeli mendengarkan apa yang tubuh butuhkan. 

Semoga kalian yang diluar sana yang sedang hamil selalu dimudahkan, dilancarkan dan selalu sehat yaaaa.. Yang masih menunggu semangat selalu, ini waktunya untuk membaca dan mengumpulkan ilmu Insya Allah dia akan datang di waktu yang tepat aamiin.

 

Love,

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply